Hasilnyaserahkan pada guru kamu. Ciri-Ciri Kenampakan Alam dan Buatan Negara Tetangga Gambar 2.14 Peta Indonesia dengan negara tetangga. Perhatikan peta Indonesia dan negara tetangga di bawah ini Sumber : atlas persada dan dunia repro : penerbit Ilmu Pengetahuan Sosial SDMI Kelas 6 43 1. Kenampakan Alam Negara Tetangga a. Samudra
Dalam sebuah peta, perbedaan tinggi rendah permukaan bumi ditandai dengan warna hijau, cokelat kuning, atau biru. Dilansir dari buku Rangkuman Pengetahuan Sosial (2016) karya Rachmat, kenampakan alam Indonesia dibedakan menjadi daratan dan lautan. Berikut contoh kenampakan alam di Indonesia, yaitu: Pegunungan
Secaraastronomis, Laos terletak antara 14° LU - 22° LU dan 100° BT - 107° BT. Daerah Laos beriklim angin monsun tropis dengan dua musim, yaitu hujan dan kemarau. Suhu rata-rata tahunan 26° C di bagian utara dan 28°C di bagian selatan. Rata-rata curah hujan 500 - 2.500 mm per tahun.
Dalamperkembangan wilayah Kota Banjarmasin, Kota Yogyakarta, dan Kota Medan perlu diidentifikasi bagaimana karakteristik RTH kota-kota dataran rendah secara umum dan RTH ketiga kota
INDONESIA: Penelitian pengembangan buku ajar berbasis gambar ini dilatarbelakangi oleh kenyataan bahwa pemahaman siswa pada pembelajaran IPS materi kenampakan alam dan buatan tergolong rendah. Hal ini dikarenakanan stretegi guru yang bersifat monoton dan hanya menggunakan metode ceramah saja dan juga media yang digunakan hanya buku cetak yang biasa.
Tentang Media. KENAMPAKAN ALAM. Kenampakan atau biasa disebut dengan bentang alam adalah sesuatu yang ada di alam ini, yang terjadi secara alamiah dan dapat dilihat secara langsung oleh mata. Kenampakan yang berada di permukaan bumi ini merupakan kenampakan alam permukaan yang meliputi wilayah daratan dan perairan. Page 2.
Menurut Kementerian Negara Lingkungan Hidup dalam (2007), Indonesia memiliki sekitar 840 danau dan 735 danau kecil atau yang sering disebut sebagai situ. Contohnya adalah DanauToba, Danau Tiga Warna, Danau Sentani, dan Danau Batur. Indonesia memiliki kenampakan alam berupa selat.
2b4q2aU.
10 Contoh Kenampakan Alam dan Buatan serta Perbedaannya Lengkap – Ketika kita mempelajari ilmu geografi, maka akan dikenal istilah kenampakan. Kenampakan ini dibagi menjadi dua jenis, yaitu kenampakan alam dan kenampakan buatan. Simak informasi lengkap seputar kenampakan alam dan kenampakan buatan mulai dari perbedaan hingga contohnya di bawah ini. Berikut Contoh Kenampakan Alam dan Buatan serta PerbedaannyaDaftar IsiBerikut Contoh Kenampakan Alam dan Buatan serta PerbedaannyaApa Perbedaan Kenampakan Alam dan Buatan?Contoh Kenampakan Alam di IndonesiaContoh Kenampakan Buatan di Indonesia Daftar Isi Berikut Contoh Kenampakan Alam dan Buatan serta Perbedaannya Apa Perbedaan Kenampakan Alam dan Buatan? Contoh Kenampakan Alam di Indonesia Contoh Kenampakan Buatan di Indonesia Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, istilah kenampakan akan kamu temui ketika mempelajari ilmu geografi. Nah, ada dua jenis kenampakan yakni kenampakan alam dan kenampakan buatan. Di dalam kehidupan sehari-hari, tentunya kita sering menemui kenampakan alam dan kenampakan buatan. Kenampakan alam merupakan segala sesuatu yang ada di atas permukaan bumi, baik di daratan maupun perairan, yang dapat dilihat secara alamiah. Sedangkan, kenampakan buatan adalah semua lingkungan yang secara sengaja dibuat oleh manusia untuk memudahkan dan membantu manusia dalam menjalankan aktivitas serta memenuhi kebutuhan hidupnya. Mungkin masih banyak yang belum tahu perbedaan hingga contoh dari kenampakan alam dan kenampakan buatan. Untuk mendapatkan informasi rincinya, yuk baca artikel ini hingga bagian akhir. Apa Perbedaan Kenampakan Alam dan Buatan? Sebelum kita membahas contoh dari kenampakan alam dan kenampakan buatan, sudahkah kamu memahami perbedaan dari kedua jenis kenampakan tersebut? Diketahui, kenampakan alam adalah segala kenampakan yang ada atau terbentuk secara alami. Disebut juga sebagai bentang alam, kenampakan alam juga dapat didefinisikan sebagai segala sesuatu di atas permukaan bumi yang terbentuk secara alamiah. Kenampakan alam dapat tercipta karena adanya peristiwa-peristiwa yang terjadi di atas permukaan bumi dari waktu ke waktu. Sementara, kenampakan buatan merupakan segala kenampakan yang ada atau sengaja dibentuk oleh manusia secara sengaja ataupun tidak sengaja. Berkat adanya campur tangan dari manusia inilah yang membuat kenampakan tersebut disebut sebagai kenampakan buatan, atau kenampakan yang dibuat manusia. Umumnya, kenampakan buatan dibuat dengan tujuan sebagai tempat konservasi bagi hewan dan tumbuhan yang terancam punah. Tak hanya itu saja, kenampakan buatan juga berfungsi sebagai tempat penampungan air hujan dan penunjang aktivitas manusia lainnya. Contoh Kenampakan Alam di Indonesia Perlu kamu ketahui bahwa kenampakan alam terjadi akibat tenaga eksogen dan endogen bumi. Tenaga tersebut kemudian membentuk relief cekungan dan tonjolan. Adapun berikut contoh dari kenampakan alam yang ada di sekitar kita. 1. Gunung Gunung merupakan daerah permukaan yang menjulang tinggi ke atas dan mempunyai ketinggian lebih dari meter. Sering juga disebut sebagai gundukan tanah yang sangat tinggi, gunung merupakan kenampakan alam yang paling tinggi. Di Indonesia sendiri terdapat banyak gunung yang yang tersebar dari Sabang sampai Merauke. Mulai dari Gunung Bromo, Gunung Semeru, Gunung Slamet, Gunung Merapi, dan sebagainya. 2. Sungai Contoh kenampakan alam berikutnya adalah sungai. Biasa digunakan sebagai jalur perhubungan, sungai juga kerap difungsikan sebagai sumber air untuk rumah tangga hingga budidaya ikan. Di Indonesia sendiri terdapat banyak sekali sungai-sungai besar, khususnya di Pulau Kalimantan dan Pulau Sumatera. 3. Danau Selain sungai, danau juga merupakan contoh dari kenampakan alam. Danau dapat didefinisikan sebagai daerah perairan yang terbentuk akibat daerah cekungan yang terisi oleh air. Di Indonesia sendiri, kamu bisa menemukan danau yang terbentuk secara alami hingga buatan. Beberapa danau yang terkenal diantaranya ada Danau Toba dan Danau Poso. 4. Rawa Rawa merupakan daerah yang digenangi oleh air dengan tanah berlumpur dan umumnya berada di daerah pantai. Keberadaan rawa memiliki peran penting guna mencegah terjadinya kerusakan atau pencemaran lingkungan. Oleh karena itu, rawa harus dijaga kelestariannya. 5. Laut Contoh kenampakan alam berikutnya adalah laut. Nah, laut sendiri dapat diartikan sebagai kumpulan air asin dalam jumlah banyak dan luas yang menggenangi dan membagi daratan atas benua-benua atau pulau-pulau. Air laut terasa asin karena mengandung garam. Di dalam air laut terdapat banyak kehidupan yang membentuk ekosistem laut, mulai dari beragam jenis ikan, tumbuhan laut, kerang, dan lain sebagainya. Laut yang sangat luas akan membentuk samudera. Di mana samudera berhubungan langsung dengan kedua kutub bumi. Di Indonesia sendiri terdapat banyak sekali laut, mulai dari Laut Jawa, Laut Sawu, Laut Maluku, Laut Flores, Laut Banda, hingga Laut Arafuru. Contoh Kenampakan Buatan di Indonesia Ada banyak jenis Contoh kenampakan alam dan buatan yang bisa kamu temukan dalam kehidupan sehari-hari, diantaranya adalah sebagai berikut. 1. Sawah Contoh kenampakan buatan yang pertama adalah sawah. Dapat diartikan sebagai sebidang tanah yang diairi dan diolah untuk ditanami tanaman bahan pokok, sawah biasanya dimanfaatkan untuk menanam padi. Di Indonesia sendiri terdapat berbagai macam sawah, mulai dari sawah tadah hujan, sawah bencah, dan sawah bera. Sawah tadah hujan atau yang biasa dikenal dengan sawah air merupakan sawah yang sangat tergantung pada air hujan. Di mana jenis sawah ini hanya dapat ditanami padi sekali saja dalam setahun. Sementara, sawah bencah merupakan sawah yang mendapat pengairan teratur. Jenis sawah yang satu ini bisa ditanami padi sepanjang tahun. Dan terakhir, sawah bera adalah sawah yang kurang produktif karena pengairannya tidak teratur. 2. Waduk atau bendungan Waduk atau bendungan merupakan kumpulan air tawar yang dikelilingi daratan. Ketika membuat bendungan, biasanya akan dilengkapi pula dengan pembuatan waduk. Nah, waduk sendiri dikenal juga sebagai danau buatan. Kamu bisa menemukan banyak jenis waduk di daerah Pulau Jawa. Misalnya saja ada Waduk Jatiluhur di Jawa Barat, Waduk Gajah Mungkur di Jawa Tengah, dan Waduk Karangkates di Jawa Timur. Selain berfungsi sebagai sarana pariwisata, waduk juga berfungsi untuk perikanan, PLTA, dan pengairan. 3. Perkebunan Perkebunan adalah kenampakan buatan yang berupa hamparan tanah luas. Biasanya, perkebunan ditanami jenis tanaman yang menguntungkan manusia. Hampir seluruh wilayah di Indonesia memiliki perkebunan. Nah, perkebunan sendiri terbagi menjadi dua, yakni perkebunan hortikultura dan perkebunan tanaman jangka panjang tanaman industri. Perkebunan hortikultura bisa ditemukan di daerah-daerah dingin. Umumnya, perkebunan ini menanam jenis tanaman seperti buah, bunga, dan sayur. Sedangkan, perkebunan industri umumnya ditanami tanaman seperti karet, tembakau, kelapa sawait, hingga kapas. Kamu bisa menemukan perkebunan industri hampir di seluruh wilayah di Indonesia. 4. Kebun Binatang Kebun binatang juga merupakan salah satu contoh kenampakan buatan. Dibuat oleh manusia sebagai tempat konservasi bagi hewan, kenampakan buatan satu ini dibuat semirip mungkin dengan habitat aslinya. Tidak hanya untuk hewan yang terancam punah saja, kebun binatang juga difungsikan sebagai sarana edukasi masyarakat. Di Indonesia sendiri terdapat dua jenis kebun binatang, yakni kebun binatang konvensional dan taman safari. Kebun binatang konvensional merupakan kebun binatang biasa yang memiliki banyak kandang di dalamnya. Sedangkan, taman safari merupakan kebun binatang yang membebaskan hewan-hewannya untuk berkeliaran di alam bebas. 5. Cagar Alam Cagar alam juga merupakan salah satu kenampakan buatan yang dibuat sebagai habitat untuk tumbuhan. Di tempat ini, lingkungan dibuat semirip mungkin dengan habitat aslinya. Cagar alam dibuat agar dapat melindungi tumbuhan langka dan terancam punah. Nah, itulah informasi yang bisa Mamikos bagikan kepada kamu seputar Contoh kenampakan alam dan buatan. Kira-kira sampai di sini sudahkah kamu mengetahui perbedaan dan contoh dari keduanya? Jika kamu ingin mencari informasi bermanfaat lainnya, kamu bisa kunjungi situs blog Mamikos dan temukan informasinya di sana. Klik dan dapatkan info kost di dekat kampus idamanmu Kost Dekat UGM Jogja Kost Dekat UNPAD Jatinangor Kost Dekat UNDIP Semarang Kost Dekat UI Depok Kost Dekat UB Malang Kost Dekat Unnes Semarang Kost Dekat UMY Jogja Kost Dekat UNY Jogja Kost Dekat UNS Solo Kost Dekat ITB Bandung Kost Dekat UMS Solo Kost Dekat ITS Surabaya Kost Dekat Unesa Surabaya Kost Dekat UNAIR Surabaya Kost Dekat UIN Jakarta
Negara Indonesia kita ini kaya akan sumber daya alam SDA. SDA ini banyak sekali bentuknya. Salah satunya adalah kenampakan alam seperti daratan, perairan, datarang tinggi, dataran rendah, pegunungan, sungai, pantai dan danau. Selain penampakan alam, Indonesia juga memiliki kenampakan buatan. Kenampakan buatan merupakan kenampakan yang sengaja dibuat oleh manusia. Maka dari itu, artikel ini akan membahas tentang kenampakan alam dan buatan di Indonesia. Kenampakan Alam di Indonesia Kenampakan alam di Indonesia terbagi lagi menjadi dua, yaitu wilayah daratan dan wilayah perairan. Wilayah daratan meliputi dataran tinggi, dataran rendah dan pegunungan. Wilayah perairan meliputi sungai, danau, laut, rawa, selat dan samudera. Kenampakan Alam Wilayah Daratan 1. Dataran Tinggi sumber Dataran Tinggi merupakan wilayah dataran yang luas dan relatif datar. Terletak di ketinggian 300-600 meter dari atas permukaan laut. Berada di daerah pegunungan atau biasanya dikelilingi oleh bukit-bukit di sekitarnya sehingga udaranya segar dan dingin. Daerah dataran tinggi sering dijadikan tempat mendirikan vila atau rumah sebagai tempat istirahat karena memiliki udara sejuk dan pemandangan yang indah. Selain itu, dataran tinggi juga sering dijadikan untuk lahan perkebunan dan tempat pariwisata. 2. Dataran Rendah sumber Dataran rendah memiliki ketinggian kurang dari 200 meter dari atas permukaan laut. Wilayah ini relatif datar dan luas. Biasanya dataran rendah udaranya panas dan terdapat banyak aliran sungai. Penduduk yang menetap menjadikannya sebagai daerah tempat tinggal. Dataran rendah biasanya dimanfaatkan untuk perkebunan tebu, kelapa, lahan pertanian, pemukiman dan industri. 3. Gunung sumber Gunung merupakan wilayah yang memiliki ketinggian lebih dari 600 meter dari atas permukaan laut. Gunung dibagi menjadi 2 yaitu gunung aktif dan tidak aktif. Manfaat gunung adalah sebagai penyimpan air dan pengatur iklim. Biasanya daerah gunung dijadikan sebagai tempat wisata. 4. Pegunungan Pegunungan merupakan kumpulan gunung-gunung yang saling menyambung satu sama lain. Biasanya dimanfaatkan untuk tempat peristirahatan, camping atau wisata alam. Indonesia memiliki 2 rangkaian pegunungan dunia yaitu rangkaian Pegunungan Mediterania dan rangkaian Pegunungan Sirkum Pasifik. Kenampakan Alam Wilayah Perairan 1. Sungai sumber Sungai merupakan aliran dair yang mengalir dari dataran tinggi ke dataran rendah dan akhirnya bermuara di laut. Semakin dekat ke laut, maka ukurannya akan semakin melebar. Sungai biasanya dimanfaatkan untuk irigasi sawah, sumber tenaga listrik, sarana transportasi yang menghubungkan antar daerah, olahraga dan rekreasi. 2. Danau sumber Merupakan cekungan di darat yang sangat luas dan digenangi oleh air. Dari cara terbentuknya, danau dibagi menjadi 2 yaitu danau vulkanik dan tektonik. Danau vulkanik terbentuk karena letusan gunung berapi sedangkan danau tektonik terbentuk karena pergeseran bumi. Ada juga danau buatan yang dibuat dengan cara membendung aliran sungai. Danau buatan biasanya sering disebut dengan waduk. 3. Laut Laut merupakan bagian bumi yang sangat luas. Kedalamannya berbeda-beda, ada yang dalam dan dangkal. Dalam laut terdapat banyak makhluk hidup di antaranya adalah tumbuhan laut, ikan, kerang dan masih banyak lagi. Dua pertiga dari wilayah Indonesia adalah laut. Laut biasanya dimanfaatkan untuk objek wisata, jalur transportasi, olahraga air dan airnya dapat diolah menjadi garam. 4. Rawa sumber Rawa adalah dataran rendah yang digenangi oleh air. Biasanya digunakan untuk perikanan atau hutan bakau. Rawa umunya terletak di dekat sungau atau pantai. Rawa yang berada di tepi pantai biasanya banyak ditumbuhi oleh pohon bakau yang dapat mencegah terjadinya erosi pantai dan tumbuhan air. 5. Selat Selat merupakan laut sempit yang berada di antara dua pulau. Memiliki kedalaman 200-1000 meter. Di Indonesia, selat digunakan sebagai jalur angkutan antar pulau. Alat transportasi yang biasanya digunakan sebagai angkutan adalah kapal feri. 6. Samudera Samudera memiliki luas yang besar daripada laut. Kedalamannnya lebih dari 1000 meter. Indonesia berada di antara dua samudera yaitu Samudera Hindia dan Pasifik. Samudera menyebabkan iklim yang tidak terlalu dingin pada malam hari dan tidak terlalu panas pada siang hari. Kenampakan Buatan Keuntungan dari membangun kenampakan buatan adalah dapat memudahkan manusia untuk melakukan suatu urusan, di antaranya adalah untuk irigasi, rekreasi, menyediakan lapangan pekerjaan dan masih banyak lagi. Ini dia berbagai contoh kenampakan buatan beserta manfaatnya. 1. Bendungan sumber Sering juga disebut dengan waduk atau danau buatan. Bendungan merupakan tempat penampungan air. Biasanya dibuat dengan membendung sungai. Manfaat dari bendungan adalah untuk mengairi lahan pertanian, mengedalikan banjir, tempat budidaya ikan, tempat rekreasi dan pembangkit listrik. 2. Jalan Fungsi dari jalan adala untuk menghubungkan antara satu tempat dengan tempat lainnya. Jalan di pegunungan biasanya dibuat berkelok-kelok supaya kemiringan tanahnya berkurang sedangkan di daerah dataran rendah biasanya dibuat lurus. 3. Pelabuhan sumber Pelabuhan adalah sebuah tempat yang berada di ujung samudera, sungai atau danau untuk menerima kapal dan memindahkan penumpang atau barang kargo. Biasanya di pelabuhan terdapat alat-alat untuk membuat dan membongkar muatan dari kapal yang berlabuh. Biasanya pelabuhan dibangun di daerah teluk supaya terhindar dari gelombang laut dan badai. Ada dua jenis pelabuhan yaitu pelabuhan domestik dan internasional. 4. Bandar Udara sumber Bandar Udara atau biasa disebut dengan airport adalah tempat lepas landas dan mendarat kendaraan pesawat. Sama seperti pelabuhan, bandar udara juga terdapat dua jenis yaitu bandar udara domestik dan internasional. 5. Taman dan Hutan Kota sumber Taman dan Hutan Kota sering kita jumpai di kota-kota besar yang berfungsi untuk mengurangi polusi dan mempercantik lingkngan kota. Taman kota sering dijadikan tempat nongkrong atau melepas penat di akhir pekan. Itulah dia contoh kenampakan alam dan kenampakan buatan yang telah saya jabarkan di atas. Semoga dapat menambah wawasan dan bermanfaat untuk anda.
- Berdasarkan jenisnya, kenampakan alam dibedakan menjadi kenampakan alam secara alami dan kenampakan alam buatan. Kenampakan alam secara alami adalah kenampakan alam yang terbentuk dari proses alami tanpa ada campur tangan manusia. Sedangkan kenampakan alam buatan adalah kenampakan alam yang terbentuk akibat adanya campur tangan manusia. Apakah Adjarian, tahu tujuan dibentuknya kenampakan alam buatan? Kenampakan alam buatan tersebut dibentuk bertujuan untuk memenuhi kebutuhan manusia. Manusia membutuhkan kenampakan alam buatan untuk melindungi flora dan fauna serta pembangunan sarana prasarana umum untuk kesejahteraan masyarakat. Selain itu, kenampakan alam juga dapa digunakan untuk pembangkit tenaga listrik dan tujuan tempat wisata. Lalu, apa saja contoh kenampakan alam buatan yang ada di Indonesia? Yuk, simak bersama! "Kenampakan alam buatan memiliki manfaat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan makhluk hidup lainnya seperti hewan dan tumbuhan." Baca Juga Mengenal Kenampakan Alam Milik Indonesia, Materi PPKn Kelas 5 SD Contoh Kenampakan Alam Buatan Kenampakan alam buatan dibuat dengan campur tangan manusia dan untuk memenuhi kebutuhan serta meningkatkan kesejahteraan manusia. Berikut contoh kenampakan alam serta manfaatnya, di antaranya
Pengertian Kenampakan Alam Kenampakan alam adalah segala sesuatu yang ada di alam dan terbentuk oleh peristiwa alam. Kenampakan alam yang dapat kita lihat adalah yang ada di permukaan bumi. Permukaan bumi terdiri atas daratan dan perairan. Di bagian daratan terdapat berbagai macam bentangan alam, antara lain gunung, pegunungan, sungai, danau, dataran rendah, dataran tinggi dan pantai. Sedangkan bentangan alam di bagian perairan berupa selat, laut dan samudra. Kenampakan Permukaan Bumi Di Daratan Dataran Tinggi Dataran tinggi merupakan dataran luas yang tingginya antara 200 sampai 1500 meter dari permukaan laut. Dataran tinggi terletak ditempat tinggi atau terletak disekitar pegunungan. Contohnya dataran tinggi dieng di jawa tengah. Dataran Rendah Dataran rendah merupakan dataran luas yang tingginya antara 0 sampai 200 meter kurang dari 200 meter dari permukaan laut. Biasanya, diwilayah ini penduduk tinggal dan melakukan kegiatan. Gunung Gunung merupakan daerah permukaan yang menjulang keatas dan memiliki ketinggian lebih dari meter. Contoh gunung adalah gunung semeru dan gunung merapi. Pegunungan Pegunungan merupakan kelompok gunung yang saling berhubungan atau bersambungan. Ketinggiannya mencapai ribuan meter, contohnya pegunungan bukit barisan di Sumatra. Bukit Bukit merupakan daerah permukaan yang menjulang tinggi, tetapi ketinggiannya lebih rendah dari pada gunung. Beberapa bukit yang berderet-deret disebut perbukitan. Lembah Tanah rendah yang terletak dikaki gunung atau sepanjang sungai disebut lembah. Lembah dibatasi oleh dinding lereng gunung. Lembah yang dalam, sempit, dan dindingnya curam disebut Jurang. Lembah yang dalam dan luas disebut Ngarai, contohnya ngarai sianok di Sumatra Barat. Delta Delta adalah daratan yang berada di tengah sungai. Biasanya di muara sungai. Contoh Delta Sungai Bengawan Solo Tanjung Tanjung merupakan daratan yang menjorok ke laut. Tanjung yang luas disebut semenanjung,. Tanjung banyak dimanfaatkan untuk membangun pelabuhan. Pantai Pantai Adalah wilayah perbatasan antara dataran dan laut. Pantai dimanfaatkan sebagai tempat pariwisata. Contoh Pantai Carita,Pantai Kasih, dll. Pantai juga dimanfaatkan untuk tempat pelelangan ikan dan pembuatan garam. Jenis Kenampakan Permukaan Bumi Di Peraian Sungai Sungai member banyak manfaat bagi manusia dan mahluk hidup lainnya. Sungai digunakan sebagai jalur perhubungan, sumber air untuk rumah tangga, budi daya ikan, serta di bendung untuk pengairan. Di Indonesia terdapat banyak sungai besar, terutama di pulau Sumatra dan Kalimantan. Sungai terpanjang di Indonesia adalah sungai Kapuas dengan panjang km yang terletak di provinsi Kalimantan. Danau Danau merupakan daerah perairan yang terbentuk karena terisinya daerah cekungan oleh air, danau dapat terbentuk baik secara alami maupun buatan biasanya disebut waduk. Di Indonesia danau dapat dijumpai di beberapa wilayah. Danau-danau tersebut antara lain danau toba dan singkarakdi poso dan tempe di sulewesi, danau bratan dan batur di bali, danau segara anak di Lombok, serta danau gunung lamiongan di jawa timur. Rawa Rawa merupakan daerah yang digenangi air dengan tanah berlumpur, rawa biasanya terdapat di daerah pantai. Keberadaan rawa sangat penting untuk mencegah kerusakan atau pencemaran lingkungan. Rawa harus dijaga kelestariannya. Teluk Teluk merupakan laut yang menjorok ke daratan. Teluk di Indonesia sangat banyak, teluk dimanfaatkan untuk pelabuhan dan tempat wisata, contoh teluk di Indonesia adalah teluk penyu, semarang, cendrawasih, dan bone. Selat Selat adalah perairan atau laut sempit yang menghubungkan dua buah pulau. Indonesia mempunyai banyak selat karena Indonesia adalah Negara kepulauan. Beberapa selat di Indonesia antara lain selat sunda, karimata, bali, makasar, bandung, berhala, dan rote. Ciri Kenampakan Alam Demikianlah artikel dari mengenai Kenampakan Alam Ciri, Jenis, Gambar, Contoh, Materi, semoga artikel ini bermafaat bagi anda semuanya.
gambar kenampakan alam dan buatan